Di usia 70 tahun, Abah Nedi harus menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah gubuk kecil yang berdiri di area kebun dekat pemakaman, tepatnya di Dusun Gempol Girang, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Sejak berpisah dengan istrinya dan kehilangan rumah akibat kesulitan ekonomi, Abah terpaksa membangun gubuk seadanya sebagai tempat berteduh. Untuk bertahan hidup, ia mengerjakan pekerjaan serabutan yang tersedia. Namun, lebih sering Abah tidak mendapatkan pekerjaan sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Ketika tidak memiliki uang untuk membeli beras, Abah Nedi harus menahan lapar. Sesekali ia mencari lauk di sungai, bahkan terkadang hanya bisa makan nasi dengan garam. Untuk minum, Abah mengambil air dari majelis terdekat lalu memasaknya meskipun air tersebut tidak selalu jernih. Saat hujan turun, atap gubuknya bocor hingga air masuk dan menggenangi tempat tinggalnya. Malam hari menjadi waktu yang paling berat karena Abah harus menghadapi kesunyian seorang diri, ditemani nyamuk-nyamuk di dalam gubuk. Di usia ketika seharusnya bisa beristirahat dengan tenang, Abah Nedi justru harus memilih antara menahan lapar atau bertahan di gubuk bocor yang menjadi satu-satunya tempatnya pulang.
Kini, Abah Nedi membutuhkan uluran tangan agar dapat memenuhi kebutuhan pangan, memperoleh akses air bersih, serta memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak. Bantuan dari #KawanKebaikan dapat meringankan perjuangannya menjalani masa tua tanpa penghasilan tetap dan tanpa keluarga yang mendampingi. Jangan biarkan Abah Nedi terus menahan lapar dan melewati malam sendirian di gubuk yang bocor. Yuk, #KawanKebaikan, donasi sekarang dan bantu Abah Nedi menikmati masa tua yang lebih layak!
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |