Tangisan Aidam terus terdengar ketika rasa sakit datang dari benjolan besar yang tumbuh di punggung mungilnya. Benjolan tersebut sudah terlihat sejak Aidam lahir. Awalnya kecil dan sempat dikira akibat gigitan serangga, tetapi seiring waktu ukurannya semakin membesar. Kini kondisi tersebut mulai memengaruhi tubuh Aidam hingga kakinya tampak tertarik dan bengkok. Mirisnya, karena keterbatasan ekonomi, Aidam belum pernah mendapatkan pemeriksaan maupun penanganan di klinik atau rumah sakit.

Setiap hari, sang ibu hanya bisa menemani dan menenangkan Aidam ketika ia menangis kesakitan. Ayah Aidam bekerja serabutan, sementara ibunya berjualan seblak rumahan dengan penghasilan bersih sekitar Rp20โ30 ribu yang sebagian besar habis untuk kebutuhan sehari-hari. Di tengah keterbatasan itu, keluarga berharap bisa membawa Aidam mendapatkan pemeriksaan dan tindakan medis yang dibutuhkan. โSetiap hari Aidam menangis menahan sakit. Maafin Ibu, Nak, belum bisa membawamu berobat. Kamu harus kuat, Ibu akan selalu ada untukmu.โ
Kini, keluarga Aidam membutuhkan uluran tangan agar ia bisa segera dibawa ke fasilitas kesehatan, menjalani pemeriksaan, dan mendapatkan penanganan medis sesuai kondisinya. Donasi #KawanKebaikan dapat membantu biaya pengobatan, tindakan medis, transportasi, serta kebutuhan Aidam selama menjalani perawatan. Jangan biarkan keterbatasan biaya membuat Aidam terus menahan sakit. Yuk, #KawanKebaikan, donasi sekarang dan bantu antarkan Aidam menuju pengobatan yang selama ini belum bisa ia dapatkan.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |