Setiap tarikan napas adalah perjuangan bagi Ahmad dan Reyhan. Program #BantuPulih hadir untuk mendampingi anak-anak dhuafa yang berjuang melawan penyakit paru dan gangguan pernapasan sejak lahir. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu kebutuhan pengobatan, kontrol rutin, alat kesehatan seperti nebulizer dan oksigen, nutrisi, vitamin, serta biaya transportasi selama menjalani perawatan. Harapannya, mereka dapat terus berjuang hingga memiliki kesempatan hidup yang lebih baik.

Ahmad Arganta Ngobuto yang baru berusia 4 bulan didiagnosis mengalami penyempitan saluran pernapasan. Setiap malam ia menangis karena sesak, sementara kedua orang tuanya hanya bisa memeluknya tanpa mampu menyediakan nebulizer yang direkomendasikan dokter. Di sisi lain, Reyhan yang baru berusia 3 tahun harus hidup dengan infeksi paru, gangguan pencernaan, dan kelainan bentuk dada yang membuatnya bergantung pada oksigen. Sang ayah yang bekerja sebagai ojek online berjuang keras memenuhi kebutuhan pengobatan, namun penghasilan yang tidak menentu sering kali membuat perjuangan itu terasa begitu berat. Saat bayi lain tertidur lelap, Ahmad dan Reyhan justru terbangun berkali-kali karena tubuh kecil mereka kesulitan mengambil napas.

Melalui program ini, setiap donasi akan membantu menyediakan pengobatan, alat bantu pernapasan, nutrisi, vitamin, serta kebutuhan perawatan yang tidak seluruhnya dapat dipenuhi keluarga. Mari hadirkan harapan bagi Ahmad dan Reyhan dan anak-anak lainnya yang mengalami sakit serupa. Bersama #KawanKebaikan, mari bantu mereka bernapas lebih lega dan terus berjuang meraih masa depan yang lebih sehat.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |