Gempa yang mengguncang NTT meninggalkan kerusakan pada sejumlah tempat ibadah. Di Desa Nambalin, Masjid Haji Hasanudin satu-satunya masjid jami yang digunakan warga dari tiga kampung mengalami retakan pada pondasi dan hampir seluruh dinding, termasuk kanopi serta pilar penyangganya. Warga akhirnya mendirikan tenda terpal di halaman untuk beribadah sementara. Sementara di Kampung Kaju Wangi, Lambaleda Utara, Manggarai Timur, Masjid Nur Barkah mengalami kerusakan lebih berat. Dindingnya retak hingga jebol, rangka atap bergeser, dan bagian bangunannya tidak lagi dapat digunakan untuk beribadah.

Di tengah upaya bangkit setelah bencana, warga juga harus menghadapi kenyataan bahwa tempat mereka biasa mendengar azan, mengaji, berkumpul, dan melaksanakan salat berjamaah kini rusak. Sebagian harus bersujud di tempat darurat, sementara sebagian lainnya menanti masjid mereka dapat digunakan kembali. Gempa bukan hanya merusak bangunan masjid, tetapi juga membuat warga kehilangan tempat yang selama ini menjadi rumah untuk bersujud dan beribadah bersama.
Kini, Masjid Haji Hasanudin, Masjid Nur Barkah, serta masjid terdampak lainnya membutuhkan renovasi maupun pembangunan kembali dan pemenuhan perlengkapan ibadah. Setiap bantuan yang terkumpul dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kembali tempat ibadah yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak. Jangan biarkan saudara kita terlalu lama beribadah tanpa masjid yang layak. Yuk, #KawanKebaikan, sisihkan rezeki dan bantu bangun kembali tempat mereka bersujud.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |