Sejak tahun 1930, Mushola Ad-Zikro berdiri di atas tanah wakaf peninggalan almarhum Mbah Hilal. Selama puluhan tahun, mushola ini menjadi tempat warga melaksanakan salat berjamaah, anak-anak belajar mengaji, dan berbagai kegiatan keagamaan. Namun, gempa bumi tahun 2006 merobohkan bangunan mushola hingga tak tersisa. Berkat gotong royong dan dana seadanya, warga berhasil membangunnya kembali. Sayangnya, keterbatasan biaya membuat Mushola Ad-Zikro hanya dapat dibangun secara semi permanen dan belum mendapatkan renovasi yang layak.
Hingga kini, kondisi Mushola Ad-Zikro masih memprihatinkan. Sebagian dindingnya berlubang karena kekurangan material, sementara atap dan dindingnya bocor setiap kali hujan deras turun. Bangunan berukuran 6 × 7 meter ini terus digunakan sebagai tempat ibadah meskipun kondisinya belum nyaman. Warga ingin memperbaikinya menjadi mushola permanen yang kokoh, tetapi biaya pembangunan masih menjadi kendala. Sudah bertahun-tahun warga menjaga mushola ini dengan segala keterbatasan, namun hingga sekarang mereka masih harus beribadah di bawah atap yang bocor dan dinding yang belum tertutup sempurna.
Kini, Mushola Ad-Zikro membutuhkan bantuan untuk memperbaiki atap yang bocor, menutup dinding yang berlubang, serta menyelesaikan pembangunan menuju bangunan permanen yang lebih aman dan nyaman. Setiap donasi dari #KawanKebaikan dapat menjadi bagian dari ikhtiar melanjutkan amanah wakaf Mbah Hilal sekaligus menghadirkan tempat ibadah yang lebih layak bagi warga dan anak-anak yang belajar mengaji. Yuk, #KawanKebaikan, sisihkan sebagian rezeki dan bantu renovasi Mushola Ad-Zikro agar warga bisa kembali bersujud tanpa khawatir saat hujan turun!
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |